Arrow
Arrow
Slider

Magister Akuntansi Menciptakan Lulusan yang Kompeten Sesuai dengan Wacana Keilmuan dan Keislaman

Bersekolah Magister Akuntansi Pilihan Tepat dan Akuntabel

Standar Penjaminan Mutu

Sistem penjaminan mutu

UMS secara keseluruhan pada dasarnya bermaksud membangun sistem penjaminan mutu secara terpusat dan terpadu. Untuk itu di tingkat universitas sejak tahun 2005 dibentuk satu unit kerja dengan nama Quality Assurance Centre (sekarang berubah namanya menjadi Lembaga Penjaminan Mutu (LJM)).  Guna membantu tugas-tugas unit LJM tersebut, sedangkan di Prodi Maksi UMS dilakukan oleh Ketua Penjaminan Mutu Program Pascasarjana (KPMPs) sebagai jaminan mutu internal, Program Pascasarsajana memiliki panduan mutu dan standard operation procedure yang memenuhi standar ISO 9001 : 2008. Kemudian dimasing-masing program studi diseluruh UMS diangkat seorang Ketua Penjaminan Mutu Program Studi, dengan tugas pokok: (1) sebagai anggota LJM: (a) Bersama-sama dengan LJM membangun sistem penjaminan mutu di UMS secara keseluruhan; (b) Melaksanakan fungsi monitoring dan evaluasi (monev) bidang tertentu yang ditugaskan pimpinan universitas; (c) Berkoordinasi dengan LJM untuk melaksanakan tugas-tugas di tingkat program studi; (2) Sebagai elemen Jurusan/Prodi: (a) Membantu pimpinan dalam membangun sistem penjamu di Program Studi; (b) Melaksanakan fungsi monitoring dan evaluasi bidang tertentu yang ditugaskan pimpinan Program studi; (c) Membantu pimpinan dalam pembuatan dan penyempurnaan dokumen manual prosedur dan instruksi kerja; (d) Membantu pimpinan dalam membangun mekanisme dan instrumen perekaman data aktivitas akademik staf pengajar yaitu pengajaran, penelitian, penulisan artikel, pengabdian kepada masyarakat; (e) Melakukan monitoring dan evaluasi kinerja di tingkat jurusan seperti: mencatat temuan-temuan dalam penyelenggaraan PBM, melengkapi quality board.

Pembangunan dan pengembangan penjaminan mutu yang dilakukan LJM sejak tahun 2005, mengacu pada Sistem Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi (SMP-PT) yang didesain oleh Dirjen Pendidikan TinggiDepartemen Pendidikan Nasional.  Untuk mendukung sistem tersebut, sejak tahun 2006 (dan kemudian direvisi pada tahun 2009) UMS (melalui LJM) telah membuat dokumen mutuUniversitas Muhammadiyah Surakarta, yang terdiri atas:

  1. Kebijakan Mutu.
  2. Sasaran Mutu,
  3. Prosedur Mutu Sistem, yang meliputi:
  1. Prosedur Mutu Sistem Pengendalian Dokumen dan Data (PM-UMS/01)
  2. Prosedur Mutu Sistem Tinjauan Manajemen (PM-UMS/02)
  3. Prosedur Mutu Sistem Pengendalian Catatan Mutu (PM-UMS/03)
  4. Prosedur Mutu Sistem Ketidaksesuaian, Tindakan Perbaikan dan Pencegahan (PM-UMS/04)
  5. Prosedur Mutu Sistem Audit Internal (PM-UMS/06)
  1. Prosedur Mutu Aktivitas Standar(Standard Operating Procedure, SOP). Adapun SOP-SOP yang telah dibuat dan dijalankan adalah:
  1. Prosedur Aktivitas Akademik
  • Input Perkuliahan
  1. Identifikasi Proses Kegiatan Akademik Universitas Muhammadiyah Surakarta
  2. Prosedur Sistem Mutu Pembelajaran (PSM-PBM-UMS-P3AI-09; kode lama)
  3. Prosedur Kerja Rekam Data Pelaksanaan PBM (PK-UMS-KaPMP-09; kode lama)
  4. Prosedur Promosi Penerimaan Mahasiswa Baru (PIK-UMS/01)
  5. Prosedur Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (Jalur Prestasi dan Reguler) (PIK-UMS/02-03)
  6. Prosedur Registrasi dan Pengunduran Diri Mahasiswa Baru (PIK-UMS/04)
  7. Prosedur Pelaksanaan Masa Ta’aruf (MASTA) (PIK-UMS/05)
  8. Prosedur Program Pengenalan Akademik (PPA) (PIK-UMS/05)
  9. Prosedur Penerimaan Mahasiswa Transfer (PIK-UMS/06)
  10. Prosedur Rekrutmen Dosen (PIK-UMS/08)
  11. Prosedur Rekrutmen Karyawan (PIK-UMS/09)
  • Proses Perkuliahan
  1. Prosedur Pengembangan Kurikulum (PPK-UMS/01)
  2. Prosedur Penyusunan Silabi dan RMP (PPK-UMS/02)
  3. Prosedur Pembimbingan Akademik (PPK-UMS/08)
  4. Prosedur Persiapan Perkuliahan (PPK-UMS/10)
  5. Prosedur Pelaksanaan Perkuliahan (PPK-UMS/10)
  6. Prosedur Kerja Praktek/Praktek Belajar Lapangan (PPK-UMS/12)
  7. Prosedur Tugas Akhir/Skripsi (PPK-UMS/13)
  8. Prosedur Review Soal Ujian (PPK-UMS/14)
  9. Prosedur Pelaksanaan dan Sistem Pengawasan Ujian (PPK-UMS/15-16)
  10. Prosedur Koreksi Hasil Ujian dan Pengolahan Nilai (PPK-UMS/17)
  11. Prosedur Yudisium Nilai Semester (PPK-UMS/18)
  12. Prosedur Mahasiswa Drop Out (PPK-UMS/20)
  13. Prosedur Cuti Kuliah Sementara (PPK-UMS/21)
  14. Prosedur Berhenti Kuliah (PPK-UMS/21)
  15. Prosedur Pemberhentian Mahasiswa Bermasalah (PPK-UMS/22)
  16. Prosedur Pengajuan Rencana Pengembangan Program Studi (RPPS) (PPK-UMS/30)
  17. Prosedur Pengajuan Rencana Pengembangan Fakultas (RPF) (PPK-UMS/31)
  18. Prosedur Pencairan Anggaran RIT RPPS-RPF (PPK-UMS/32)
  19. Prosedur Pelaporan RPPS (PPK-UMS/33)
  20. Prosedur Pelaporan RPF (PPK-UMS/34)
  21. Prosedur Mahasiswa Pindah ke Perguruan Tinggi Lain (PPK-UMS/35)
  22. Prosedur Pelaksanaan Semester Pendek (PPK-UMS/36)
  23. Prosedur Penilaian Kinerja Dosen (PPK-UMS/37)
  • Output Perkuliahan
  1. Prosedur Yudisium Wisuda (POK-UMS/01)
  2. Prosedur Wisuda Strata 1 dan Diploma (POK-UMS/03)
  3. Prosedur Legalisir Ijazah dan Transkrip (POK-UMS/06-07)
  4. Prosedur Aktivitas Penelitian dan Pengabdian kepada masyarakat
  • Prosedur Pengusulan Proposal Penelitian (PP2M-UMS/01)
  • Prosedur Pengusulan Proposal Pengabdian (PP2M-UMS/02)
  • Prosedur Penilaian Proposal Penelitian Dana Internal UMS (PP2M-UMS/03)
  • Prosedur Penilaian Proposal Pengabdian Dana Internal UMS (PP2M-UMS/04)
  • Prosedur Pelaporan Hasil Penelitian dan Publikasi Ilmiah (PP2M-UMS/05)
  1. Prosedur Aktivitas Administrasi Umum
  • Prosedur Pengadaan Barang RPPS/RPF (PAU-UMS/01)
  • Prosedur Pemeliharaan dan Perawatan Gedung (PAU-UMS/02)
  • Prosedur Pemeliharaan dan Perawatan Instalasi Air (PAU-UMS/03)
  • Prosedur Pemeliharaan dan Perawatan Taman dan Lingkungan (PAU-UMS/04)
  1. Instruksi Kerja, yang telah dibuat dan dijalankan adalah:
  1. Instruksi Kerja Input Data Monitoring PBM (IK-IDMP/UMS/LJM/09 atau IK-UMS-KaPMP-01)
  2. Instruksi Kerja Access Data Monitoring PBM (IK-UMS-KaPMP-02)

Instruksi Kerja Peng-input-an Nilai (IK-UMS-KaPMP-03)

Keberlanjutan

Upaya untuk menjamin keberlanjutan (sustainability) program ini, khususnya dalam hal:

1.         Upaya peningkatan animo calon mahasiswa

Peningkatan animo calon mahasiswa ditingkatkan melalui:

a.         Melaksanakan diskusi ilmiah dengan mengundang masyarakat khususnya calon mahasiswa. Narasumber diskusi disamping dari dosen internal, juga dari para akademisi dan praktisi.

b.        Menambah sarana prasarana yang dibutuhkan.

c.         Menyediakan fasilitas beasiswa.

d.        Mengadakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di tempat-tempat yang berpotensi dapat menjaring mahasiswa baru

e.         Menyediakan asrama mahasiswa

f.         Pemberdayaan alumni dalam penerimaan mahasiswa baru

g.        Pembuatan media promosi seperti web, leaflet, kalender, map, video company profile, video promosi, dan banner.

h.        Mengadakan kerja sama dengan berbagai instansi terkait misal dengan Pemerintah Daerah se eks Karesidenan Surakarta.

 

2.         Upaya peningkatan mutu manajemen

Peningkatan mutu manajemen baik dalam bidang pendidikan dan pengajaran, penelitian dan pengabdian pada masyarakat serta administrasi dan keuangan, dilakukan melalui:

a.         Pembuatan rencana kerja Prodi Maksi, yang disetiap awal tahun proposalnya direview oleh satu tim yang dibentuk oleh Rektor c.q Wakil Rektor I UMS.  Program kerja ini setiap 6 bulan sekali di monitoring dan evaluasi, oleh tim auditor internal.

b.         Menetapkan standar operasional Prosedur (SOP) untuk setiap aktivitas di bidang pendidikan dan pengajaran, penelitian dan pengabadian pada masyarakat serta adminitrasi dan keuangan. Khusus untuk  SOP-SOP yang termasuk dalam sertifikasi ISO 9001:2008, setiap 3-6 bulan sekali dilakukan monev oleh auditor internal, dan setiap 1 tahun sekali dilakukan monev oleh auditor eksternal oleh lembaga internasional sertifikasi ISO.

c.         Meningkatkan mutu SDM dosen dan tenaga kependidikan dengan cara studi lanjut, mengikuti penataran, seminar, workshop, dan pelatihan.

d.        Meningkatkan kualitas dan kuantitas sarana dan prasarana.

e.         Meningkatkan kualitas layanan mahasiswa.

f.          Membangun suasana keterbukaan antara ketua program studi dengan seluruh dosen dan karyawan dengan harapan adanya umpan balik untuk bahan evaluasi.

g.         Penguatan motivasi bagi dosen dan karyawan melalui pendekatan nilai-nilai agama.

h.         Penataan kembali pelaksanaan aturan-aturan akademik di tingkat program studi dan penggalakkan sosialisasi aturan tersebut.

i.           Mengadakan audensi dengan mahasiswa.

 

3.         Upaya peningkatan mutu lulusan

Peningkatan mutu lulusan dilakukan dengan selalu menjaga kualitas input, proses, dan outputnya yang meliputi:

a.    Perbaikan input dilakukan dengan  menetapkan  skor  TPA  dan  setara  TOEP  yang  harus  dipenuhi  adalah 425,  serta  proses  wawancara  untuk memastikan komitmen calon mahasiswa dalam penyelesaian studi.

b.   Proses pembelajaran dilakukan secara terstruktur dan mahasiswa wajib hadir 75%.

c.    Sekarang ini, untuk penyelesaian tugas akhir, mahasiswa wajib menempuh 3 tahapan, yaitu ujian proposal tesis, seminar hasil, dan ujian tesis.

d.   Melakukan peninjauan dan pemutakhiran kurikulum yang merespon kebutuhan masa depan.

e.    Penambahan fasilitas buku-buku referensi dan alat pendukung pelaksanaan proses belajar mengajar.

f.    Pelibatan mahasiswa dalam program penelitian dan pengabdian kepada masyarakat kolaboratif dengan dosen.

g.   Mengadakan pelatihan peningkatan kompetensi bahasa inggris bagi calonalumni.

h.   Melaksanakan berbagai diskusi, baik dalam skala nasional maupun internasional

i.     Mengadakan diskusi hasil-hasil penelitian dari alumni, bersama dengan dosen, dan mahasiswa.

 

4.         Upaya pelaksanaan dan hasil kerjasama kemitraan

Untuk menjamin terlaksananya kerjasama kemitraan, Prodi Maksi melakukan hal sebagai berikut:

a.         Mendorong  staf-nya  untuk  aktif  dalam  kepengurusan  Ikatan  Akuntan  Indonesia  (baik  Pusat,  Kompartemen  Akuntan Pendidik, atau Kompartemen lainnya).

b.        Menjalin kerjasama dengan BEI, SAP Alliance Program, Pemerintah Daerah, Departemen Keuangan dan terus menjaga keberlanjutannya.

c.         Menjalin  kerjasama  dengan  perguruan  tinggi  yang  lain  baik  dalam  negeri/LN  untuk  melakukan  joint  researchandpublication, sandwich programme, dan peningkatan kualiatas tenaga pengajar.

 

5.         Upaya dan prestasi memperoleh dana dari hibah kompetitif

Upaya-upaya yang telah dilakukan oleh Program Studi Magister Akuntansi dalam rangka memperoleh dana hibah kompetitif diantaranya:

a.         Pembentukan tim penelitian

Prodi Maksi telah membentuk tim penelitian dengan tujuan untuk meraih dana-dana penelitian baik dari institusi maupun dari luar institusi.

b.        Kelompok diskusi dosen

Secara rutin Prodi Maksimelakukan diskusi dosen dengan agenda mempesentasikan hasil penelitian berdasarkan tim penelitian yang telah dibentuk. Tim penelitian tersebut dibentuk berdasarkan rumpun bidang keahlian masing-masing, yaitu: bidang akuntansi keuangan, akuntansi pajak, akuntansi sektor publik, akuntansi syariah, dan pengauditan.

c.         Pengajuan proposal hibah penelitian.

Prodi Maksimendorong para dosen untuk melakukan penelitian dengan tujuan meraih dana hibah penelitian kompetitif. Salah satu bentuk dorongan tersebut yaitu dengan memberikan kesempatan dan dana bagi dosen untuk mempresentasikan proposal penelitian mereka dalam kegiatan rutin ilmiahyang diadakan rutin setiap 3 bulan sekali.

d.        Workshoppengabdian kepada masyarakat

Kegiatan ini dimaksudkan agar para dosen memiliki pemahaman yang mendalam dan strategi untuk mendapatkan dana hibah kompetitif pengabdian kepada masyarakat.

 

Magister Akuntansi, Sekolah Pascasarjana, Universitas Muhammadiyah Surakarta 2016 Frontier Theme
kacak iddaa siteleri bahis siteleri wso shell indir
masoz bayan